IDOLA MASA KINI
LAILATUL
IZAATI
Terbangun tanpa sadar saat mentari sudah hadir di pagi hari
terlangkah kaki ini menuju sinar kontak suara memberi ribuan informasi di Negri
Indonesia menatap tanpa hirauan kata sang ibu, Waktu itu ku mengulang Masa lalu
Sejarah Nabi Musa dan Nabi Ibrohim, seketika keinginan mengubah tekanan tangan
dalam pencarian kesenangan acara TV waktu itu tersentuh saat seorang Ustad muda
melantunkan ayat Suci Al-Qur’an hati ini tersentuh diam mendengarkan sepatah
getaran nada suaranya sungguh, tak terduga begitu suaranya mengetarkan hatiku
hingga ku tersipu senyum bahagia dan doa di akhir acarapun terlanturkan kembali
suara getaran nada indah itu untuk Indonesia agar segera membaik keadaanya.
Kaki melangkah
menuju tempat ternyaman lalu ku pegang handphone ku membuka layar Instragram
untuk mengenal lebih dekat lagi, Subhanallah ternyata sudah berteman sejak lama
di sosial media tanpa ku sadari pada saat itu buka tutuplah layar handphoneku
melihat segala aktivitas penggagumku semenjak itu setiap pagi ku menghampiri
sinar kotak suara (Tv) itu dan meninggalkan tidur pagiku untuk mencari ilmu
dengan para ustad di TV, entah apa terjadi setiap nasehat yang beliau ucapkan
adalah Ilmu bagiku secara tidak langsung mengajarkan ketaqwaan kepada Allah Swt
meningatkan Ibadah di bulan Ramadhan ini Masya Allah, tidak ku sangka hadirnya
beliau untuk menggaguminya menjadi diri ini lebih baik.
Tiga hari seusai
awal menggaguminya pertama kali tak ku lupakan mengikut, melihat, segala
aktivitas beliau untuk tausiyah, ketika beliau live Instragram di undang oleh
founder menjelang berbuka puasa terlihat sangat menajubkan aku menyimak dari
awal hingga akhir tanpa terputus jaringan Subhanallah saat menyimak Live Online
Instragram lain selain beliau selalu terputus jaringan tapi ketika menyimakku karna
beribadah mencari pengetahuan dari beliau karna Allah maka Allah akan
menghindari ketidaknyaman itu dengan kelancaran, pada tausiyah beliau disore
itu ada beberapa yang aku catat yaitu :
1.
Sabar
itu setirnya manusia beliau mengajarkan kepada kita semuanya untuk selalu sabar
dalam kondisi apapun karna sabar itu tidak akan berhenti mencoba terus dan
terus mencoba
2.
Buat
apa kita hanya Hafal Al-Qur’an saja hanya unyuk mendapatkan gelar Khafid/Khafidho
kalau akhlaqnya tidak Qur’an/ tidak baik semua akan sia-sia, kita harus bisa
berinterasi dengan Al-Qur’an karna Al-Qur’an di turunkan di bulan Suci Ramadhan
sebagai Petunjuk, Pendoman bagi umat manusia maka alangkah lebih baiknya kita tidak
sekedar menghafal Al-Qur’an tetapi dapat memahami makna dari Al-Qur’an
3.
Kata
guru beliau jika kalau pada saat kau menghafal ada salah satu ayat yang sangat
sulit kau hafalkan janganlah besedih itu tandanya ayat itu cinta padamu, ia tak
ingin kau berpindah kepada yang lain dulu, ayat itu ingin kau baca terus
menerus karna ayat itu cinta padamu.
4.
Semua
apa yang kita lakukan akan di pertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt.
Banyak sekali Ilmu yang ku dapatkan sore itu menjelang berbuka
puasa beliau meningatkan kembali diri ini untuk mendekatkan diri kepada Allah
karna selama ini diri ini jauh dariNya, Allah mengirimkan engkau agar diriku
mengingatkan kepada Allah, aku mulai mengagumi sosoknya bukan karna
ketampanannya karna pertama kali aku melihatnya hati bergerak tersentuh saat
beliau melanturkan sepatah Ayat Al-Qur’an Subhanallah sungguh ketenangan hati
saat mendengarkan nada suara yang terucap di diri beliau, lama sekali tak
menggagumi sosok sepertinya semoga Allah memberikan diriku kesempatan bertemu
beliau dalam keadaan baik atas izin Allah dan Allah merindhoi pertemuan itu semoga
Allah selalu menjadikan dirinya penggagum untuk menuju surga Allah dalam
kebaikan, beribadah Dunia Wa Akhirat atas izin Allah Masya Allah.


USTAD
SYAM
S ekilas ku dengar lantunan
ayat Al-Qur’an
Y ang memberi rahmat di dalam hati ini
A langkah sejuknya hatiku mendengarkannya
M emilah memilih tanpa kata
S aat pertama ku menggagumi Hamba Allah
U ntaian kata-kata ini hanyalah ungkapan isi hati
D inding hati menguapkan nada indah bersama
D engan lantunan Al-Qur’an saat itu, atas
I zin Allah ku sampaikan salam rindu
N asehat tersampaikan penuh makna
N amun semua hanya akan ilusi
U ntuk mengagumi sosok lelaki sepertimu
R asanya
ku ingin ucapkan Assalamu’alaikum Ustad syam
Tuban,
01 Mei 2020
23.07
Night
BIODATA PENULIS
Lailatul Izaati Biasa
dipanggil Laila kalau nama kecil Lala tapi semenjak Kuliah mengikuti berbagai
organisasi dipanggil Iza, lahir diBumi Wali Tuban, 28 Januari 1999, Kuliah di
IAINU Tuban Fakultas Tarbiyah Prodi Pgmi Semester 4, Organisasi yang ikuti
semenajak kuliah :
- Himpunan Mahasiswa Prodi Pgmi
- UKM Saung Art-Ma yang membidangi Teater (Seni dan budaya)
- UKM LPM yang membidangi Literasi
- PKPT IPNU IPPNU IAINU Tuban
Dan masing banyak lagi organisasi dan komunitas diluar kampus.
Mulai Suka menulis asal
asalan semenjak enam SD, dan sering sekali menulis buku harian mulai terbiasa
menulis berawal dari buku harian, dan terbiasa sampai sekarang.
Jika
ingin berkenalan lebih jauh tentang penulis bisa langsung menghubungi melalui :
Instagram
: @lailaankkanawi
Facebook
: Laila Ank Kanawi
Blog :
https://lailaankkanawi.blogspot.com
WA :
081237592966
Mantap jiwa
BalasHapusJossw
BalasHapus