DARAH CINTA

Selembar
daun meluapkan keindahan
Curahan
angin menghempas kesejukan
Titik
kesadaran berada dalam hati
Jantungku
berdetak melukis cinta indah
Himpitan ucapan sayang telah terucap
Debu hitam malam itu melukis luka
Senyum pagi untukku teringat selalu
Hubungan abadi meninggalkan ribuan
Kata
manis dalam sejarah cinta kita
Seribu
cinta terekspresikan Menuju jalan roma
Cintaku
bukan serupa debu menjadi abu
Akan
tetapi serupa ilusi indah dalam penyairan
Jembatan purnama akan ku tutup
Dengan logika kasih sayang
Tetesan hujan menyerbakan hati ini
Dan kau tau betapa aku mencintaimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar