Minggu, 21 Juni 2020

CERITA PENDEK


SAHABAT SURGA
LAILATUL IZAATI
“Assalamu’alaikum Ninis, Zakiya”Sapa Putri, “Walaikumsalam Putri” Jawab Zakiya, “ Kalian berdua kok sedih kenapa? Jangan sedih donk Sahabatku” Ucap Putri, “ Ini Putri, kita bingung seusai lulus dari sini  mau ngelanjutin kemana”Seru Ninis, “Iya ni Putri, kita berdua masih bingung sekali aku maunya kuliah di Surabaya kalau Ninis inginnya langsung kerja”Ucap Zakiya, “MasyaAllah, Kenapa kalian harus bingung menetukan pilihan itu Sahabatku”Jawab Putri “Iyalah, kita bingung putri, kita memikirkan masa depan”Ucap Zakiya, “Kalau Kamu kerja atau Kuliah Putri” Tanya Ninis, “Kalau aku masih disini, melanjutkan Hafalan Al-Qur’an ku Sahabatku”, “Subhanallah mulia sekali mimpimu putri”Ucap Ninis, “ kalian tidak usah sedih sekarang kita tidur terlebih dahulu nanti kita seusai tidur kita bersama-sama Sholat Tahajud dan Sholat Istiqoro agar kebingungan kalian segera ada jawabanya “ Ucap Putri, “Iya Sahabatku”Jawab Zakiya, “Ya sudah Ayo kita tidur” Ajak Ninis
            Mereka bertiga pergi ke kamar untuk istirahat lebih awal agar besuk pagi bisa bangun untuk menjalankan Sholat tahajud, pagi yang gelap belum bersinar terang seperti biasanya, suara redup itu terdengar jelas membangunkan mereka bertiga untuk segera menjalankan sholat tahajud dan sholat istiqoro mereka bertiga meminta agar diberikan petunjuk jalan pencerahan hati menentukan masa depan selama 7 hari berturut turut istiqomah qiyamul lail Alhamdulilah di malam ke-tujuh Zakiya menceritakan mimpinya setelah sholat malam ternyata Zakiya bermimpi bertemu Abah yai di suatu tempat penuh dengan keindahan pada waktu itu abah yai mendekati Zakiya lalu Zakiya tertunduk kaget serambi abah yai berkata : “ Zakiya, di sini saja ya! Mengabdi di pondok, semoga keberkahan selalu melimpah pada dirimu nak”  Zakiyah terkejut bukan kepayang Zakiya menjawab “In syah Allah” seketika itu abah yai menghilang dengan cepat dan aku terbangun seketika sedangkan Ninis hanya di beri kode mimpi yang Absurd sekali di dalam mimpi Ninis hanya ada suasana pondok yang sunyi didalam pondok ada abah yai dan ibu yai memanggil namaku penuh kasih sayang tiba tiba Ninis terbangun, mendengar cerita mimpi Zakiya dan Ninis Putri dapat menyimpulkan : “ Aku memahami cerita mimpi kalian berdua Sahabatku, itu artinya kalian berdua di perintahkan abah dan ibu yai untuk mengabdi di pondok ini” sahut Putri dengan hati penuh kebahagiaan karna ia mengabdi masih berkempatan bersama sahabatnya sedangkan Zakiya dan Ninis terdiam dan melamun kea rah lapangan pondok.

            Seusai wisuda MA Zakiya dan Ninis memutuskan untuk mengabdi di pondok, setiap hati Putri selalu meminta tolong kepada kedua Sahabatnya untuk menyimak hafalannya sebelum setor ke gurunya Alhamdulilah beberapa bulan kemudian Ninis terketuk hatinya untuk mengikuti jejak perjuangan Putri menjadi Khafido, Putri mulai menghafal Al-Qur’an sejak kelas X MA Alhamdulilah hafalan Putri sekarang sudah mencapai 12 Juz tapi Putri tidak ingin wisuda tahun ini 10 juz ia ingin menyelesaikan terlebih dahulu hingga khatam Subhanaallah…
            Sahabatnya Zakiya memilih jalan berbeda dari Putri dan Ninis  dalam Tholabul Ilmi ia akan tetap melanjutkan Hafalan Nadhom Alfiyah hingga Khatam, setiap hari mereka bertiga menolong temannya apabila temannya ada kesusahan tak lupa untuk saling memberi semangat satu sama lain walaupun berbeda ranah tentunya satu tujuan mencari ilmu atas ridho Allah Swt Masya Allah…
            Setahun telah berlalu masa pengabdian pada bulan Mei Zakiya Wisuda Alfiyah, ia juga mendapatkan peringat hafalan terbaik Nadhom Alfiyah Masya Allah Maha besar Allah yang mengatur segalanya tak lupa dua sahabat mengucapkan selamat kepada Zakiya serta memberi bingkai bunga untuk Zakiya.
“Selamat ya Zakiya Sahabatku”Ucap Ninis, “Terima kasih Sobatku”Jawab Zakiya,
“Semoga Allah Meridhoi Ilmu yang selama ini kau dapat”Ucap Putri
“Terima kasih Sahabatku, atas semangat dan nasehat-nasehat kalian semua”Sahut Zakiya, “Sama-sama Sahabatku”Jawab Putri
Pada saat itu Zakiya sadar dan bersyukur kepada Allah jika Sahabat bukan hanya menemani saat suka dan duka, sedih dan bahagia akan tetapi juga selalu mengingatkan kebaikan serta bertaqwa kepada Allah Swt untuk mencari Ridho Allah dalam proses mencari ilmu serta kebaikan Dunia Wa Akhirat, selesai Wisuda Nadhom Alfiyah Zakiya tidak meninggalkan pondok tetapi Zakiya akan melanjutkan perjuangannya belajar, belajar dan belajar mencari ridho Allah Swt, ia memutuskan menjadi Khafidho mengikuti jejak kedua sahabatnya walaupun terlampau jauh tidak membuat Zakiya berputus asa Masya Allah begitu bahagia Putri dan Ninis bisa bersama-sama Tholabul ilmi bersama Zakiya dan teman-teman lainnya
Subhannaallah, Putri serta Ninis akan menunggu Zakiya untuk menyusul mereka bertiga akan selalu memberi semangat satu sama lain dan Wisuda bersama-sama serta masa pengabdian itu selesai yang akan memberi Sejarah Kebaikan di Masa mendatang untuk anak turun kita kelak, walaupun jauh jarak memisahkan tetapi kebaikan dalam kerinduan Sahabat akan selalu dekat semua atas izin Allah semoga Allah mempertemukan kita Sahabat di SurgaNya Aminn
                                                                                                Tuban, 02 Mei 2020  00.25 pagi


GURUKU DIAN EKA LESTARI


DIAN EKA LESTARI,M.Pd
LAILATUL IZAATI


D erai kerinduan mulai berdatangan tak menentu
I ntan pertama menampakan keindahannya
A langkah bahagia bilamana bertemu dengan dikau
N amun waktu tak mengizinkannya
          E ntalah mengapa hari ini  
          K erangka puisi membentuk dimensi
          A kar keindahan di dalam setiap kata
L intasi kata demi kata untuk memberi makna
E ntah apa yang akan mengartikannya
S inar terang menerangimu, perjuangan
T iada henti keikhlasan menyelimuti TAPI
A ku tak mampu membalas setiap arti pengorbanan
R asa yang tak sempat merasa, di hari kebahagian ini
I zinkan Laila mengucapkan MABRUK ALFA MABRUK MIS.Dian

Tuban,15 MEI 2020

Sabtu, 20 Juni 2020

CERPEN UNTUK USTAD SYAM


IDOLA MASA KINI
LAILATUL IZAATI
Terbangun tanpa sadar saat mentari sudah hadir di pagi hari terlangkah kaki ini menuju sinar kontak suara memberi ribuan informasi di Negri Indonesia menatap tanpa hirauan kata sang ibu, Waktu itu ku mengulang Masa lalu Sejarah Nabi Musa dan Nabi Ibrohim, seketika keinginan mengubah tekanan tangan dalam pencarian kesenangan acara TV waktu itu tersentuh saat seorang Ustad muda melantunkan ayat Suci Al-Qur’an hati ini tersentuh diam mendengarkan sepatah getaran nada suaranya sungguh, tak terduga begitu suaranya mengetarkan hatiku hingga ku tersipu senyum bahagia dan doa di akhir acarapun terlanturkan kembali suara getaran nada indah itu untuk Indonesia agar segera membaik keadaanya.
            Kaki melangkah menuju tempat ternyaman lalu ku pegang handphone ku membuka layar Instragram untuk mengenal lebih dekat lagi, Subhanallah ternyata sudah berteman sejak lama di sosial media tanpa ku sadari pada saat itu buka tutuplah layar handphoneku melihat segala aktivitas penggagumku semenjak itu setiap pagi ku menghampiri sinar kotak suara (Tv) itu dan meninggalkan tidur pagiku untuk mencari ilmu dengan para ustad di TV, entah apa terjadi setiap nasehat yang beliau ucapkan adalah Ilmu bagiku secara tidak langsung mengajarkan ketaqwaan kepada Allah Swt meningatkan Ibadah di bulan Ramadhan ini Masya Allah, tidak ku sangka hadirnya beliau untuk menggaguminya menjadi diri ini lebih baik.
            Tiga hari seusai awal menggaguminya pertama kali tak ku lupakan mengikut, melihat, segala aktivitas beliau untuk tausiyah, ketika beliau live Instragram di undang oleh founder menjelang berbuka puasa terlihat sangat menajubkan aku menyimak dari awal hingga akhir tanpa terputus jaringan Subhanallah saat menyimak Live Online Instragram lain selain beliau selalu terputus jaringan tapi ketika menyimakku karna beribadah mencari pengetahuan dari beliau karna Allah maka Allah akan menghindari ketidaknyaman itu dengan kelancaran, pada tausiyah beliau disore itu ada beberapa yang aku catat yaitu :
1.      Sabar itu setirnya manusia beliau mengajarkan kepada kita semuanya untuk selalu sabar dalam kondisi apapun karna sabar itu tidak akan berhenti mencoba terus dan terus mencoba
2.      Buat apa kita hanya Hafal Al-Qur’an saja hanya unyuk mendapatkan gelar Khafid/Khafidho kalau akhlaqnya tidak Qur’an/ tidak baik semua akan sia-sia, kita harus bisa berinterasi dengan Al-Qur’an karna Al-Qur’an di turunkan di bulan Suci Ramadhan sebagai Petunjuk, Pendoman bagi umat manusia maka alangkah lebih baiknya kita tidak sekedar menghafal Al-Qur’an tetapi dapat memahami makna dari Al-Qur’an
3.      Kata guru beliau jika kalau pada saat kau menghafal ada salah satu ayat yang sangat sulit kau hafalkan janganlah besedih itu tandanya ayat itu cinta padamu, ia tak ingin kau berpindah kepada yang lain dulu, ayat itu ingin kau baca terus menerus karna ayat itu cinta padamu.
4.      Semua apa yang kita lakukan akan di pertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt.
Banyak sekali Ilmu yang ku dapatkan sore itu menjelang berbuka puasa beliau meningatkan kembali diri ini untuk mendekatkan diri kepada Allah karna selama ini diri ini jauh dariNya, Allah mengirimkan engkau agar diriku mengingatkan kepada Allah, aku mulai mengagumi sosoknya bukan karna ketampanannya karna pertama kali aku melihatnya hati bergerak tersentuh saat beliau melanturkan sepatah Ayat Al-Qur’an Subhanallah sungguh ketenangan hati saat mendengarkan nada suara yang terucap di diri beliau, lama sekali tak menggagumi sosok sepertinya semoga Allah memberikan diriku kesempatan bertemu beliau dalam keadaan baik atas izin Allah dan Allah merindhoi pertemuan itu semoga Allah selalu menjadikan dirinya penggagum untuk menuju surga Allah dalam kebaikan, beribadah Dunia Wa Akhirat atas izin Allah Masya Allah.

Mengenal Syamsuddin Nur Makka, Ustaz Muda yang Ceramahnya ...



USTAD SYAM
S  ekilas ku dengar lantunan ayat Al-Qur’an
Y ang memberi rahmat di dalam hati ini
A langkah sejuknya hatiku mendengarkannya
M emilah memilih tanpa kata
S aat pertama ku menggagumi Hamba Allah
U ntaian kata-kata ini hanyalah ungkapan isi hati
D inding hati menguapkan nada indah bersama
D engan lantunan Al-Qur’an saat itu, atas
I zin Allah ku sampaikan salam rindu
N asehat tersampaikan penuh makna

N amun semua hanya akan ilusi
U ntuk mengagumi sosok lelaki sepertimu
R  asanya ku ingin ucapkan Assalamu’alaikum Ustad syam

                                                                                                      Tuban, 01 Mei 2020
                                                                                                                  23.07 Night

BIODATA PENULIS

Lailatul Izaati Biasa dipanggil Laila kalau nama kecil Lala tapi semenjak Kuliah mengikuti berbagai organisasi dipanggil Iza, lahir diBumi Wali Tuban, 28 Januari 1999, Kuliah di IAINU Tuban Fakultas Tarbiyah Prodi Pgmi Semester 4, Organisasi yang ikuti semenajak kuliah :
  1. Himpunan Mahasiswa Prodi Pgmi
  2. UKM Saung Art-Ma yang membidangi Teater (Seni dan budaya)
  3. UKM LPM yang membidangi Literasi
  4. PKPT IPNU IPPNU IAINU Tuban
Dan masing banyak lagi organisasi dan komunitas diluar kampus.
Mulai Suka menulis asal asalan semenjak enam SD, dan sering sekali menulis buku harian mulai terbiasa menulis berawal dari buku harian, dan terbiasa sampai sekarang.
Jika ingin berkenalan lebih jauh tentang penulis bisa langsung menghubungi melalui :
Instagram : @lailaankkanawi
Facebook : Laila Ank Kanawi
Blog : https://lailaankkanawi.blogspot.com

WA : 081237592966


CERITA SINGKAT


SEJARAH BARU SANTRI
        LAILATUL IZAATI
            Tahun 2020 Indonesia tertimpa musibah yang membahayakan yaitu pandemic Covid19 (Virus Corona) bukan hanya Negara Indonesia yang terkena dampak pandemic tersebut akan tetapi seluruh Dunia pun merasakan Wabah Virus Corona ini yang keadaanya menggoncangkan Dunia
            Kehidupan para santripun terasa berbeda dari tahun sebelumnya, pada Bulan April belum waktu datang liburan pondok tetapi di karenakan adanya Covid19 ini harus di pulangkan semua baik santri putri maupun santri putra, semua kegiatan belajar mengajar di pendidikan Formal maupun NonFormal di lakukan system Daring (Jarak Jauh) meskipun semua santri di pulangkan bukan berati libur Total akan segala kegiatan pondok hanya saja tempatnya yang berpindah tempat dari belajar di pondok sekarang belajar dirumah supaya memutus rantai Covid19 agar tidak semakin banyak manusia yang terkena Virus Corona tersebut.
Kang Santri - Muhammad Irham Irham - Wattpad
            Mulai awal Ramadhan sampai akhir biasanya para santri mengaji Kitab kuning atau setoran yang Tahfid tetapi itu tetap diadakan walaupun keadaan dirumah dengan cara mengaji online, Live Instragram, live Youtube, live Facebook dan banyak sekali aplikasi yang mendukung ngaji daring di bulan Ramadhan ini, Sungguh hal yang menajubkan untuk santri bisa merasakan Ramadhan sebulan penuh bersama keluarga dari berbuka bersama, sahur, terawih dan ibadah lainya di bulan Suci Ramadhan bersama keluarga,Saudara, Orang Tua tentunya, selama bertahun-tahun di pondok pesantren tidak pernah merasakan Ramadhan berada di rumah berkumpul dengan keluarga biasanya hanya dapat sisa waktu 15 atau 10 hari akhir di Bulan Ramadhan, kebahagiaan tertentu khusunya para santri di tahun ini mendapatkan kesempatan atau bonus Puasa penuh di rumah bersama keluarga, pastinya juga sedih para santri harus berada dirumah saja dikarenakan adanya Covid19 , tak perlulah sedih untuk pasukan para santri bahkan kasus ini bisa diambil pelajaran dampak kebaikan dari Covid19 ini salah satunya : kita lebih dekat dengan keluarga di bulan suci ramadhan, lebih menjaga kebersihan di sekitar kita, lebih memperhatikan dalam memilih makanan sehat, lebih dekat dengan Allah, lebih rajin ibadahnya dan ketaqwaannya, bermuroja’ah, memperbanyak membaca Al-Qur’an, hafalannya dan lain sebagainya yang bisa diambil dampak postif datri pandemic Covid19
Haruskah kita sedih?
Haruskah kita bahagia?
Menghadapi Wabah Covid19 ini
Untuk perjuang Jihad mencari ilmu agama tidak akan sedih menghadapi wabah virus seperti ini karena seorang santri akan bersikap lebih bijak dalam menghadapi musibah, kita yakin musibah ini datangnya dari Allah dan Allah juga yang akan mencabut musibah itu, kita semua harus lebih sabar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT  Masya Allah.
                                                                                                            Dear Santri
                                                                                                Tuban, 02 Mei 2020
 09.30 pagi 



SENI MERANGKAI KEINDAHAN KATA


SENI MERANGKAI KEINDAHAN KATA
          LAILATUL IZAATI
Kita HIDUP di dunia ini BUKAN  untuk mencari kesalahan orang lain TAPI untuk mencari kebaikan dan Ridho ALLAH SWT
JANGAN SEDIH! Karna Putus Cinta BERSEDIHLAH Jika Cinta ALLAH Putus Untukmu
Di DUNIA tidak ada yang ABADI, bahkan MASALAH pun tidak ABADI kamu saja terlalu GALAU memikirkan SO, Tidak Usah Galau akan permasalahan yang ada HADAPI dan SELESAIKAN MASALAH ITU
JANGAN Menghandalkan Permintaan Orang Lain Karna bisa jadi akan MENGECEWAKANMU Maka Memintalah Segalanya HANYA Kepada ALLAH SWT Yakinlah ALLAH Tak akan mengecewakanmu


BERSABARLAH! Atas semua masalah yang hadir dalam hidupmu karna sesungguhnya masalah itu TIDAK PERMANEN hanya lewat saja kau akan melewati warna warnai masalah kehidupan TUGASMU HARI INI HANYALAH SABAR Menghadapinya
KAU Takutkan MASA DEPAN, KAU  Tak Mau Lupakan MASA LALU “LALU KAPAN KAU BAHAGIA”
WAHAI Kaum ADAM “Cinta dalam Diam” Apa itu? JANGAN jadi pengecut Pemuda Jadilah LELAKI yang selalu di Rindukan Kaum HAWA
Jika Dia bukanlah Milikmu Maka RELAKAN Dia bahagia Menjadi Milik Orang Lain karna Tidak selalu yang kau CINTAI akan ada Bersamamu
Kerjakanmu Capek, Mengeluh, Galau, Sedih, Patah Hati, Putus Cinta, KAU GAK INGIN BAHAGIA APA? SENI Hati itu Indah Bahagia, senang, Syukur NGAPAIN GALAU Terus, BERBAHAGILAH
SEKARANG! Pintu Majid di tutup, Majlis di Tiadakan,Pengajian Tidak ada Tapi ALLAH Selalu Membuka PINTU LANGIT Nya
JANGAN MERASA SENDIRI KARNA ALLAH SELALU ADA UNTUK KITA
 #Sekedar Kata-Kata Semangat, Tuban, 05 Mei 2020 (17.05 Sore)

MOCH.KHOTIBUL UMAM S.Pd.CH.CHT


MOCH.KHOTIBUL UMAM S.Pd.CH.CHT
LAILATUL IZAATI


M ata mampu melihat dunia seluas ini
O nta sanggup berjalan sejauh langkah melangkah
C inta memberi rasa damai di tempat kenyamanan
H itungan detik, menit, pun berati di masa kehidupan
          K erangka puisi indah tersyairkan
          H ingga menciptakan Seni kehidupan
          O rang lain pun terkagumkan merasakannya
          T iada kata yang dapat terucap di derai
          I ntan berlian mengubah mutiara permata
          B ingkai Seni di ruang sunyi
          U ntuk penyemangat dimensi
          L intang rasa, perubahan, dan bersosial
U ntaian 1 kata ribuan makna
M engringkas Seni di bidang kecerahan
A kan kelembutan di dalamnya
M atahari pagi ini bersinar cerah
Ku Ucapkan Terima Kasih Kak Chotib
Tuban, 05 Mei 2020
10.10