SAHABAT SURGA
LAILATUL
IZAATI
“Assalamu’alaikum Ninis, Zakiya”Sapa Putri, “Walaikumsalam Putri”
Jawab Zakiya, “ Kalian berdua kok sedih kenapa? Jangan sedih donk Sahabatku”
Ucap Putri, “ Ini Putri, kita bingung seusai lulus dari sini mau ngelanjutin kemana”Seru Ninis, “Iya ni
Putri, kita berdua masih bingung sekali aku maunya kuliah di Surabaya kalau
Ninis inginnya langsung kerja”Ucap Zakiya, “MasyaAllah, Kenapa kalian harus
bingung menetukan pilihan itu Sahabatku”Jawab Putri “Iyalah, kita bingung
putri, kita memikirkan masa depan”Ucap Zakiya, “Kalau Kamu kerja atau Kuliah
Putri” Tanya Ninis, “Kalau aku masih disini, melanjutkan Hafalan Al-Qur’an ku
Sahabatku”, “Subhanallah mulia sekali mimpimu putri”Ucap Ninis, “ kalian tidak
usah sedih sekarang kita tidur terlebih dahulu nanti kita seusai tidur kita
bersama-sama Sholat Tahajud dan Sholat Istiqoro agar kebingungan kalian segera
ada jawabanya “ Ucap Putri, “Iya Sahabatku”Jawab Zakiya, “Ya sudah Ayo kita
tidur” Ajak Ninis
Mereka bertiga
pergi ke kamar untuk istirahat lebih awal agar besuk pagi bisa bangun untuk
menjalankan Sholat tahajud, pagi yang gelap belum bersinar terang seperti
biasanya, suara redup itu terdengar jelas membangunkan mereka bertiga untuk
segera menjalankan sholat tahajud dan sholat istiqoro mereka bertiga meminta
agar diberikan petunjuk jalan pencerahan hati menentukan masa depan selama 7
hari berturut turut istiqomah qiyamul lail Alhamdulilah di malam ke-tujuh
Zakiya menceritakan mimpinya setelah sholat malam ternyata Zakiya bermimpi
bertemu Abah yai di suatu tempat penuh dengan keindahan pada waktu itu abah yai
mendekati Zakiya lalu Zakiya tertunduk kaget serambi abah yai berkata : “
Zakiya, di sini saja ya! Mengabdi di pondok, semoga keberkahan selalu melimpah
pada dirimu nak” Zakiyah terkejut bukan
kepayang Zakiya menjawab “In syah Allah” seketika itu abah yai menghilang
dengan cepat dan aku terbangun seketika sedangkan Ninis hanya di beri kode
mimpi yang Absurd sekali di dalam mimpi Ninis hanya ada suasana pondok yang
sunyi didalam pondok ada abah yai dan ibu yai memanggil namaku penuh kasih
sayang tiba tiba Ninis terbangun, mendengar cerita mimpi Zakiya dan Ninis Putri
dapat menyimpulkan : “ Aku memahami cerita mimpi kalian berdua Sahabatku, itu artinya
kalian berdua di perintahkan abah dan ibu yai untuk mengabdi di pondok ini”
sahut Putri dengan hati penuh kebahagiaan karna ia mengabdi masih berkempatan
bersama sahabatnya sedangkan Zakiya dan Ninis terdiam dan melamun kea rah
lapangan pondok.
Seusai wisuda MA
Zakiya dan Ninis memutuskan untuk mengabdi di pondok, setiap hati Putri selalu
meminta tolong kepada kedua Sahabatnya untuk menyimak hafalannya sebelum setor
ke gurunya Alhamdulilah beberapa bulan kemudian Ninis terketuk hatinya untuk
mengikuti jejak perjuangan Putri menjadi Khafido, Putri mulai menghafal
Al-Qur’an sejak kelas X MA Alhamdulilah hafalan Putri sekarang sudah mencapai
12 Juz tapi Putri tidak ingin wisuda tahun ini 10 juz ia ingin menyelesaikan
terlebih dahulu hingga khatam Subhanaallah…
Sahabatnya Zakiya
memilih jalan berbeda dari Putri dan Ninis
dalam Tholabul Ilmi ia akan tetap melanjutkan Hafalan Nadhom Alfiyah
hingga Khatam, setiap hari mereka bertiga menolong temannya apabila temannya
ada kesusahan tak lupa untuk saling memberi semangat satu sama lain walaupun
berbeda ranah tentunya satu tujuan mencari ilmu atas ridho Allah Swt Masya
Allah…
Setahun telah
berlalu masa pengabdian pada bulan Mei Zakiya Wisuda Alfiyah, ia juga
mendapatkan peringat hafalan terbaik Nadhom Alfiyah Masya Allah Maha besar
Allah yang mengatur segalanya tak lupa dua sahabat mengucapkan selamat kepada
Zakiya serta memberi bingkai bunga untuk Zakiya.
“Selamat ya Zakiya Sahabatku”Ucap Ninis, “Terima kasih
Sobatku”Jawab Zakiya,
“Semoga Allah Meridhoi Ilmu yang selama ini kau dapat”Ucap Putri
“Terima kasih Sahabatku, atas semangat dan nasehat-nasehat kalian
semua”Sahut Zakiya, “Sama-sama Sahabatku”Jawab Putri
Pada saat itu Zakiya sadar dan bersyukur kepada Allah jika Sahabat
bukan hanya menemani saat suka dan duka, sedih dan bahagia akan tetapi juga
selalu mengingatkan kebaikan serta bertaqwa kepada Allah Swt untuk mencari
Ridho Allah dalam proses mencari ilmu serta kebaikan Dunia Wa Akhirat, selesai
Wisuda Nadhom Alfiyah Zakiya tidak meninggalkan pondok tetapi Zakiya akan
melanjutkan perjuangannya belajar, belajar dan belajar mencari ridho Allah Swt,
ia memutuskan menjadi Khafidho mengikuti jejak kedua sahabatnya walaupun
terlampau jauh tidak membuat Zakiya berputus asa Masya Allah begitu bahagia
Putri dan Ninis bisa bersama-sama Tholabul ilmi bersama Zakiya dan teman-teman
lainnya
Subhannaallah, Putri serta Ninis akan menunggu Zakiya untuk
menyusul mereka bertiga akan selalu memberi semangat satu sama lain dan Wisuda
bersama-sama serta masa pengabdian itu selesai yang akan memberi Sejarah
Kebaikan di Masa mendatang untuk anak turun kita kelak, walaupun jauh jarak
memisahkan tetapi kebaikan dalam kerinduan Sahabat akan selalu dekat semua atas
izin Allah semoga Allah mempertemukan kita Sahabat di SurgaNya Aminn
Tuban,
02 Mei 2020 00.25 pagi





