Sabtu, 20 Juni 2020

CERITA SINGKAT


SEJARAH BARU SANTRI
        LAILATUL IZAATI
            Tahun 2020 Indonesia tertimpa musibah yang membahayakan yaitu pandemic Covid19 (Virus Corona) bukan hanya Negara Indonesia yang terkena dampak pandemic tersebut akan tetapi seluruh Dunia pun merasakan Wabah Virus Corona ini yang keadaanya menggoncangkan Dunia
            Kehidupan para santripun terasa berbeda dari tahun sebelumnya, pada Bulan April belum waktu datang liburan pondok tetapi di karenakan adanya Covid19 ini harus di pulangkan semua baik santri putri maupun santri putra, semua kegiatan belajar mengajar di pendidikan Formal maupun NonFormal di lakukan system Daring (Jarak Jauh) meskipun semua santri di pulangkan bukan berati libur Total akan segala kegiatan pondok hanya saja tempatnya yang berpindah tempat dari belajar di pondok sekarang belajar dirumah supaya memutus rantai Covid19 agar tidak semakin banyak manusia yang terkena Virus Corona tersebut.
Kang Santri - Muhammad Irham Irham - Wattpad
            Mulai awal Ramadhan sampai akhir biasanya para santri mengaji Kitab kuning atau setoran yang Tahfid tetapi itu tetap diadakan walaupun keadaan dirumah dengan cara mengaji online, Live Instragram, live Youtube, live Facebook dan banyak sekali aplikasi yang mendukung ngaji daring di bulan Ramadhan ini, Sungguh hal yang menajubkan untuk santri bisa merasakan Ramadhan sebulan penuh bersama keluarga dari berbuka bersama, sahur, terawih dan ibadah lainya di bulan Suci Ramadhan bersama keluarga,Saudara, Orang Tua tentunya, selama bertahun-tahun di pondok pesantren tidak pernah merasakan Ramadhan berada di rumah berkumpul dengan keluarga biasanya hanya dapat sisa waktu 15 atau 10 hari akhir di Bulan Ramadhan, kebahagiaan tertentu khusunya para santri di tahun ini mendapatkan kesempatan atau bonus Puasa penuh di rumah bersama keluarga, pastinya juga sedih para santri harus berada dirumah saja dikarenakan adanya Covid19 , tak perlulah sedih untuk pasukan para santri bahkan kasus ini bisa diambil pelajaran dampak kebaikan dari Covid19 ini salah satunya : kita lebih dekat dengan keluarga di bulan suci ramadhan, lebih menjaga kebersihan di sekitar kita, lebih memperhatikan dalam memilih makanan sehat, lebih dekat dengan Allah, lebih rajin ibadahnya dan ketaqwaannya, bermuroja’ah, memperbanyak membaca Al-Qur’an, hafalannya dan lain sebagainya yang bisa diambil dampak postif datri pandemic Covid19
Haruskah kita sedih?
Haruskah kita bahagia?
Menghadapi Wabah Covid19 ini
Untuk perjuang Jihad mencari ilmu agama tidak akan sedih menghadapi wabah virus seperti ini karena seorang santri akan bersikap lebih bijak dalam menghadapi musibah, kita yakin musibah ini datangnya dari Allah dan Allah juga yang akan mencabut musibah itu, kita semua harus lebih sabar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT  Masya Allah.
                                                                                                            Dear Santri
                                                                                                Tuban, 02 Mei 2020
 09.30 pagi 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar