Tuban, Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) Pimpinan
Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan
Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tuban memperingati Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2020, Deklarasi
Peduli ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) Perkuat Kolaborasi, tingkatan solidaritas :
10 tahun menuju akhir AIDS 2030.
Seluruh Pelajar NU PC IPNU IPPNU Kabupaten Tuban sebar 1500 bunga
dan masker di tengah kota tepatnya di
Bundaran Patung Letda Soetjipto
Tuban serta berkerja sama dengan Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), LSM
ODHA yang ada di Tuban yakni LSM
Mahameru dan Warna Ronggolawe dan
juga Dinas kesehatan Kab.Tuban
“Bunga yang kami bagikan sebanyak 1500 selain itu kami juga
membagikan masker kepada pengguna jalan, hal ini untuk mengingatkan kepada
sesama akan pentingnya mematuhi protocol kesehatan, untuk mendukung program
pemerinta, kami juga berharap dan berdoa semoga pandemic ini segera berakhir dan
bisa menjalankan aktivitas seperti dulu lahi” Terang Ketua PC IPNU
Bertepatan Hari AIDS ini mengajak pelajar NU khusunya PC IPNU IPPNU
maka dari itu Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban mengangkat Tema “Putus Rantai
Penyebabnya, Jauhi Penyakitnya Bukan
Orangnya”
Sebelum acara pembagian Bunga dan masker di lakukan acara Deklasari
dukungan penderita ODHA di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Tuban dengan
pendatanganan Petisi Deklarasi di hadiri
oleh ketua Dinkes BPK Bambang Ketua LDNU ,Bapak dr. Mast Suwito LSM Mahameru,
Ketua PC IPNU IPPNU dan Anggota
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama
(IPNU) sambutan ketika Apel bersama Pelajar NU Tuban sebelum turun aksi
sosial menyampaikan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulikan serta dukungan
semangat untuk ODHA agar mereka selalu yakin dan berfikir postif.
“Jangan jauhi orang yang terinfeksi HIV/AIDS Karena mereka butuh
support dan dukungan kita semua, mari kita jauhi penyakitnya bukan
orangnya,kegiatan ini merupakan kepedulian kami terhadap mereka yang
terinfeksi.”Ujar Ketua PC IPNU
Dengan memakai Pita Merah yang merupaka symbol kesadaran dan
Support kepada penderita HIV/AIDS, Pelajar NU IPNU IPPNU ingin menyampaikan
kepada masyarakat untuk menghidari penyebab penyakitnya bukan orangnya, Untuk
mendeteksi penyebaran HIV/AIDS Dinas Kesehatan Tuban, Agus Waskhito mengatakan
pihaknya punya system di masing-masing layanan ada 7 tempat yang dapat
dijadikan rujukan mulai deteksi hingga pengobatan
“RSUD,RSNU,Puskesmas Singgahan, Tambakboyo, Semanding, Soko,
Plumpang, Ke-Tujuh tempat ini dapat melayani, jika nantinya di puskesmas lain
ada yang terdeteksi maka akan di rekomendasi di puskesmas terdekat atau di
rumah sakit”Ujarnya
Agus menghimbau kepada masyarakat Khusunya Kota Tuban agar tidak mengucilkan
ODHA, karena tidak sedikit masyarakat yang kurang edukasi terkait penyebaran
HIV/AIDS membuat sebagian masyarakat menjauhi ODHA.
“Pada dasarnya,HIV dapat di tularkan melalui cairan tubuh, termasuk
darah, air mani,cairan, vagina, dan air susu ibu yang terifeksi HIV. Maka dari
itu sekali lagi kami tegaskan mari bersama sama memutus rantai penyebaran jauhi
penyakitnya bukan orangnya,”Ucapnya
Sementara Data Dinas Kesehatan ,Jumlah terakhir ODHA (Orang Dengan
HIV/AIDS) Kabupaten tuban Per November Tahun 2020 ada 672 orang tersebar di 20
kecamatan seperti di Kecamatan Plumpang,
Tuban, dan Semanding menjadi Kecamatan terbanyak yang terinfeksi ODHA
Lailatul I’zaati
Tuban Jatim

Tidak ada komentar:
Posting Komentar