jemari mengetik mengungkapkan rasa
mata tekedip melihat seruan nada
berbunyi mendengarkan mutiara kesunyian
rasa memberi rasa membinasakan dunia

arah berbolak balik, menciptakan jalan
perjuangan tergores luka tanpa sebab
rintihan air mata memberatkan haluan
detikan jam berputar bersama kenangan
sanggup apa aku?
berdaya apa, jalan yang searah melintas dalam nafas sesak menyelimuti dada
sakit tanpa luka mengombak ambik jernihnya keikhlasan
mungkin jalanku yang berbeda🌹
Lailatul Izaati
Tuban, 14 Juli 2020 Night
Tidak ada komentar:
Posting Komentar